Selasa, 13 November 2012

Perkecambahan Kacang Hijau

Sekarang saya mau post tugas yang dikasi sama guru biologi waktu kelas 3, gurunya baik , cuma disuru buat laporan tentang perkembangan kacang hijau, silahkan dilihat teman :D



PEKECAMBAHAN KACANG HIJAU

                                                                     Oleh:
Arif Yudha / XII IPA2 / 06
Oka Angga Pramana / XII IPA 2 / 25
Windrayana Raditya / XII IPA 2 / 37

SMA Negeri 7 Denpasar
Tahun 2011


LEMBAR PENGESAHAN

PEKECAMBAHAN KACANG HIJAU

OLEH:
Arif Yudha                                                    (NIS 9049)
Oka Angga Pramana                                 (NIS 9073)               
Windrayana Raditya                                 (NIS 8790)
SMA NEGERI 7 DENPASAR

Pembimbing



Dra. Anak Agung Raka
NIP : 195403171978032007
Kata Pengantar


Puji syukur penulis  panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat-Nya kami dapat menyelesaikan paper biologi yang berjudul Pekecambahan Kacang Hijau. Paper ini diajukan guna memenuhi tugas mata pelajaran biologi.
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga paper ini dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya. paper ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi kesempurnaan makalah ini.
Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan bagi kita semua.

Denpasar, 30 Agustus 2011
Penulis



DAFTAR ISI
Isi                                                                                                           Halaman
Halaman Judul ........................................................................ 1
Halaman Pengesahan .............................................................. 2
Kata Pengantar........................................................................ 3
Daftar Isi................................................................................. 4
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang......................................................... 6
1.2 Rumusan Masalah ................................................... 6
1.3 Pembatasan Masalah ............................................... 6
1.4 Hipotesis dan Prediksi .............................................. 7
BAB II LANDASAN TEORI
2.1Pertumbuhan Pada Tanaman.................................... 8
2.2 Perkembangan Pada Tanaman................................. 9
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Alat dan Bahan......................................................... 11
3.2Cara Kerja................................................................. 11
BAB IV HASIL PENELITIAN dan PEMBAHASAN
4.1Hasil Penelitian.......................................................... 12
4.2 Pembahasan............................................................ 15
BAB V KESIMPULAN dan SARAN
5.1 Kesimpulan.............................................................. 16
5.2 Saran ...................................................................... 16
DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………17
LAMPIRAN


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Pertumbuhan dan perkembangan pada biji kacang hijau ditentukan oleh beberapa faktor yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal seperti gen dan hormon sedangkan faktor eksternalnya adalah nutrisi, cahaya matahari, kelembaban, suhu,dan  air.
Pada percobaan yang dilakukan terlihat pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan biji kacang hijau. Dimana pada tempat terang pertumbuhannya agak lambat dan warna daun yang berbeda pada pertumbuhan di tempat gelap dan tempat terang.
1.2  Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah, dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut.
1.     Apa penyebab perbedaan pertumbuhan kacang hijau pada tempat terang dan tempat gelap?
2.     Apakah perbedaan yang terjadi kacang hijau pada tempat terang dan tempat gelap?
1.3 Pembatasan Masalah
Batas-batas masalah yang dibahas hanya mengenai pertumbuhan panjang kacang  hijau, pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan kacang hijau dari biji, akar, batang dan daun

1.4 Hipotesis dan Prediksi
1.     Hipotesis: 
a.Cahaya matahari mempengaruhi pertumbuhan biji kacang hijau.
b. Cahaya matahari menghambat pertumbuhan biji kacang hijau.
2.     Prediksi:
a.     Cahaya matahari mempengaruhi pertumbuhan biji kacang hijau ditunjukan dengan tanggapan tanaman terhadap lamanya penyinaran.
b.     Cahaya matahari menghambat pertumbuhan biji kacang hijau karena cahaya dapat menyebabkan translokasi(perpindahan lokasi) hormon.

BAB II 
LANDASAN TEORI

2.1 Pertumbuhan
Pertumbuhan adalah berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar, jumlah,ukuran atau dimensi tingkat sel organ maupun individu yang bisa diukur dengan berat, ukuran panjang, umur tulang dan keseimbangan metabolic. Secara umum pertumbuhan dan pekembangan pada tumbuhan diawali untuk stadium zigot yang merupakan hasil pembuahan sel kelamin betina dengan jantan. Pembelahan zigot menghasilkan jaringan meristem yang akan terus membelah dan mengalami diferensiasi.Diferensiasi adalah perubahan yang terjadi dari keadaan sejumlah sel, membentuk organ-organ yang mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda.
Terdapat 2 macam pertumbuhan, yaitu:
1. Pertumbuhan Primer
Pertumbuhan primer adalah pertumbuhan yang disebabkan oleh aktivitas titik tumbuh primer. Titik tumbuh primer adalah titik tumbuh pada ujung akar dan ujung batang yang telah terbentuk sejak tumbuhan masih embrio.
                        2. Pertumbuhan Sekunder
Pertumbuhan sekunder merupakan lanjutan pertubuhan primer. Pertumbuhan yang ditimbulkan titik tumbuh sekunder dinamakan pertumbuhan sekunder. Pertumbuhan ini hanya terdapat pada tumbuhan dikotil dan gymnospemae. Kambium yang memengaruhi pertumbuhan sekunder terdiri atas kambium primer dan kambium sekunder.

2.2  Perkembangan
Perkembangan adalah trspesialisasinya sel-sel menjadi struktur dan fungsi tertentu. Perkembangan tidak dapat dinyatakan dengan ukuran, tetapi dapat dinyatakan dengan perubahan bentuk dan tingkat kedewasaan. Perkembangan awal suatu tumbuhan secara garis besar melalui tiga tahap yaitu pembelahan sel, morfogenesis, dan diferensiasi seluler.
2.3 Perkecambahan
Perkecambahan adalah proses pertumbuhan embrio dan komponen-komponen biji yang memiliki kemampuan untuk tumbuh secara normal menjadi tumbuhan baru. Komponen biji tersebut adalah bagian kecambah yang terdapat di dalam biji, misalnya radikula dan plumula.
Perkecambahan merupakan proses pertumbuhan dan perkembangan embrio. Hasil perkecambahan ini adalah munculnya tumbuhan kecil dari dalam biji. Proses perubahan embrio saat perkecambahan adalah plumula tumbuh dan berkembang menjadi batang, dan radikula tumbuh dan berkembang menjadi akar.
Perkecambahan merupakan sustu proses dimana radikula (akar embrionik) memanjang ke luar menembus kulit biji. Di balik gejala morfologi dengan pemunculan radikula tersebut, terjadi proses fisiologi-biokemis yang kompleks, dikenal sebagai proses perkecambahan fisiologis.

















BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
3.1 Alat dan Bahan
A. Alat
1. 2 Gelas plastik bekas air mineral /gelas aqua
2. Tanah secukupnya
3. Kertas label
4. Penggaris
5. Kertas
6. Alat tulis
B. Bahan
1. 20 Butir kacang hijau
2. Air bersih
3.2 Rancangan Penelitian
A. Jenis Biji yang dikecambahkan : Kacang Hijau(Dikotil)
B. Jumlah Biji                               : 20 Biji Kacang Hijau
                                                         (10 biji di tempat terang A)
                                                         (10 biji di tempat gelap B )
                                                       
C. Lama Percobaan                   : 7 Hari
D. Tempat Percobaan              : Tempat Terang dan Tempat Gelap
E. Cara Kerja                               :
1. Rendamlah biji kacang hijau dengan air bersih selama 2 jam.
2. Sediakan 2 gelas aqua.
3. Masukkan tanah secukupnya ke dalam  setiap gelas.
4. Beri label A untuk 1 gelas dan label B untuk 1 gelas lagi.
5. Letakkan 10 butir biji kacang hijau pada setiap gelas. Beri label nomor 1-5 dan 6-10 di dinding luar gelas plastik dengan spidol permanen pada gelas belabel A dan  gelas berlabel B.
7. Tempatkan gelas A di tempat terang dan gelas B di tempat gelap.
8. Sirami biji-biji tersebut  setiap hari dengan volume air yang sama ,
9. Amati dan catat pertumbuhan(pertumbuhan panjangnya) setiap hari, usahakan pada waktu yang sama(malam jam 19.30).

4.1 Hasil Penelitian dan Pembahasan
Tabel.1.Data Kuantitatif Pertumbuhan Kacang Hijau  di Tempat Terang A
Hari ke-
Biji Kacang Hijau ke- (dalam centimeter)
Rata-rata
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

1
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
0
2
0,3
0,1
0,5
0,1
0,2
0,4
0,2
0,1
0,5
-
0,2
3
0,7
0,4
0,9
0,4
0,5
0,8
0,6
0,5
0,9
-
0,6
4
1,7
1,5
2,5
1,7
2
3
2,3
2
2,3
-
2
5
3,4
2,5
4,1
3,5
3,9
4,5
3,4
3,2
3
-
3,1
6
4,5
4
5
5,4
5,9
6
5
4,9
5
-
4,6
Mean
1,8
1,4
2,2
1,8
2,1
2,5
2
1,8
2
-

Median
0,5
0,3
0,7
0,3
0,4
0,6
0,4
0,3
0,7
-


Gambar tanaman pada tempat terang


Tabel.2.Data  Kuantitatif Pertumbuhan Kacang Hijau di Tempat Gelap   B
Hari ke-
Biji Kacang Hijau ke- (dalam centimeter)
Rata-rata
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

1
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
2
3
1,2
0,6
1
2
1,1
0,9
1,5
2,2
1,7
1,52
3
6
4
3,2
2
4,3
2,5
3
2,9
4,5
3,2
3,76
4
12
8
6,4
4
8,5
5,9
7
8
9,3
8
7
5
20,2
19,7
15,8
8
16,9
13,9
17,2
16,9
18,5
13,9
16
6
24,4
23,4
20,3
12
20,7
19,7
21,9
20,2
23,4
18,5
20
Mean
11
9,4
7,8
4,5
8,7
7,2
8,3
8,2
9,7
7,6

Median












Gambar tanaman pada tempat gelap



4.2 Pembahasan
1. Pertumbuhan dan perkembangan perkecambahan kacang hijau akibat pengaruh cahaya adalah sebagai berikut:
A. Pertumbuhan panjang batang kacang hijau ditempat gelap lebih cepat memanjang daripada kacang hijau yang diletakkan ditempat terang karena cahaya dapat menyebabkan translokasi(perpindahan lokasi) hormon. Pada pengamatan panjang tanaman kacang hijau yang terpanjang pada tempat yang gelap adalah 24 cm, sedangkan tanaman kacang hijau yang terpanjang pada tempat yang terang adalah 6 cm, ini membuktikan bahwa cahaya menghambat pertumbuhan.
B. Perkembangan kacang hijau pada tempat gelap dan terang hampir sama, dapat kita amati saat kita mulai menanam kacang hijau, akar keluar, tumbuh hipokotil dan epikotil(batang), kotiledon berada diatas permukaan  kapas, dan tumbuh daun, namun semuanyaberlangsung  lebih cepat pada tanaman yang  berada di tempat gelap. Proses dalam perkembangan tanaman yang dikendalikan oleh cahaya antara lain : perkecambahan, perpanjangan batang, perluasan daun, sintesis klorofil, gerakan batang,dan gerakan daun.
2. Perbedaan yang terjadi pada pertumbuhan dan erkembangan kacang hijau pada tempat terang dan gelap , perbadaannnya adalah sebagai berikut :
1. Perbedaan warna daun pada tanaman kacang hijau yang diletakkan di tempat gelap dan terang.Warna daun pada tempat yang terang adalah hijau dan pada tempat yang gelap berwarna hijau ke kuningan.
2. Perbedaan layu/kokoh tananam, pada tempat gelap tanaman terlihat layu, sedangkan pada tempat terang tanaman terlihat kokoh.
3. Perbedaantinggi tanaman, tanaman yang diletakkan pada tempat yang gelap lebih tinggi daripada tanaman yang diletakkan di tempat yang erang.

BAB V Kesimpulan dan Saran
5.1 Kesimpulan
Pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau dipengaruhi oleh beberapa factor, salah satu factor tersebut adalah faktor cahaya. Akibat dari pengaruh cahaya terjadi perbedaan panjang batang, warna daun dan kekokohan pada tanaman yang diletakan pada tempat gelap dan terang.
5.2 Saran
Sebaiknya jika ingin mendapatkan tanaman kacang hijau yang tinggi dan sehat pada awal awal penanaman letakkan tanaman di tempat yang gelap, lalau setelah beberapa hari pindahkan tanakman ke tempat yang terkena sinar matahari.








            

Kamis, 08 November 2012

Mikroprosessor


Ini merupakan tugas yang dikasi oleh dosen pengantar sistem dan tekologi informasi, disuru buar artikel tentang mikroprosesor minimal 10 halaman -_- , untuk lebih jelasnya silahkan dibaca teman teman.                                                                 

Pengertian Mikroprosessor
            Mikroprosesor (disingkat µP atau uP) adalah sebuah central processing unit (CPU) computer yang terbuat dari transistor mini dan sirkuit lainnya di atas sebuah IC (Integrated Circuit) semikonduktor yang di dalamnya terkandung rangkaian ALU(Arithmetic-Logic-Unit), rangkaian CU(Control Unit), dan register-register.
            AlU merupakan Unit aritmetika dan logika berperan dalam melaksanakan operasi-operasi perhitungan (aritmetika) seperti pengurangan, penjumlahan, dan pengalian maupun operasi pembandingan (logika) seperti membandingkan suatu nilai bernilai nol atau tidak.
            CU merupakan Unit kontrol berfungsi untuk mengendalikan seluruh komponen dalam sistem komputer, seperti layaknya otak manusia yang mengontrol seluruh syaraf dalam tubuh sehingga seluruh anggota tubuh dapat digerakkan atau dikendalikan. Pengendalian yang dilaksanakan oleh unit ini di dasarkan pada instruksi-instruksi yang terdapat pada program komputer. Setiap instruksi diterjemahkan ke dalam bentuk tindakan yang sesuai dengan maksud instruksi bersangkutan.
            Register berfungsi untuk menyimpan data sementara hasil proses dari mikroprosesor. Fungsinya hampir sama dengan piranti memori mikroprosesor dengan perbedaan bahwa: Memori berada diluar mikroprosesor sedangkan register berada didalam mikroprosesor, Memori diidentifikasi dengan alamat sedangkan register diidentifikasi oleh nama register oleh mikroprosesor
            Sebelum berkembangnya mikroprosesor, CPU elektronik terbuat dari sirkuit terintegrasi TTL terpisah; sebelumnya, transistor individual; sebelumnya lagi, dari tabung vakum. Bahkan telah ada desain untuk mesin komputer sederhana atas dasar bagian mekanik seperti gear, shaft, lever, Tinkertoy, dll.
            Evolusi dari mikroprosesor telah diketahui mengikuti Hukum Moore yang merupakan peningkatan performa dari tahun ke tahun. Teori ini merumuskan bahwa daya penghitungan akan berlipat ganda setiap 18 bulan, sebuah proses yang benar terjadi sejak awal 1970-an; sebuah kejutan bagi orang-orang yang berhubungan. Dari awal sebagai driver dalam kalkulator, perkembangan kekuatan telah menuju ke dominasi mikroprosesor di berbagai jenis komputer; setiap sistem dari mainframe terbesar sampai ke komputer pegang terkecil sekarang menggunakan mikroprosesor sebagai pusatnya. Mikroprosesor yang pertama muncul pada awal 1970-an dan digunakan untuk kalkulator elektronik, dengan menggunakan kode-biner desimal (BCD) aritmetika di 4-bit. Tertanam lain penggunaan 4 – dan 8-bit, seperti terminal, printer, berbagai macam otomatisasi etc, diikuti agak cepat. Terjangkau 8-bit dengan 16-bit juga menangani menyebabkan tujuan umum pertama mikrokomputer pada pertengahan 1970-an.

Sejarah Mikroprosessor
1971 : Microprosessor 4004
            Sejarah awal adanya mikroprosessor berawal dari diluncurkannya mikroprosesor pertama di dunia 4-bit 4004, yang didesain oleh Federico Faggin. Microprocessor 4004.Processor di awali pada tahun 1971 dimana intel mengeluarkan processor pertamanya yang di pakai pada mesin penghitung buscom. Mikroprosesor 4004 mempunyai 2.250 transistor PMOS, menangani data 4 bit, dan dapat mengeksekusi 60ribu operasi per detik.
1972 : Mikroprosessor 8008
            Pada tahun 1972 intel mengeluarkan mikroprosessor 8008 yang berkecepatan hitung 2 kali lipat dari MP sebelumnya MP ini adalah Mikroprosessor 8 bit pertama. MP ini juga di desain untuk mengerjakan satu pekerjaan saja. Bill Gates muda dan Paul Allen mencoba mengembangkan bahsa pemrograman untuk chip tersebut, namun saat itu masih kurang kuat
1974 : Mikroprosessor 8080
            Pada tahun 1974 intel kembali mengeluarkan Mikroprosesor terbaru dengan seri 8080, dengan 4.500 transistor yang memiliki kinerja 10 kali pendahulunya. Pada seri ini intel melakukan perubahan dari Mikroprosesor multivoltage menjadi triple voltage, teknologi yang di pakai NMOS, lebih cepat dari seri sebelumnya yang memakai teknologi PMOS. Mikroprosesor ini adalah otak pertama bagi komputer yang bernama altair. Pada saat ini pengalamatan memory sudah sampai 64 kilobyte. Kecepatanya sampai 10X mp sebelumnya. Tahun ini juga muncul MP dari produsen lain seperti MC6800 dan Motorola -1974, Z80 dari Zilog, dan prosessor-prosessor lain seri 6500 buatan MOST, Rockwell, Hyundai, WDC, dan NCR.
1978 : Mikroprosessor 8086
            Pada tahun 1978 Intel memperkenalkan mikroprosesor 16-bit 8086. Processor 8086 adalah cpu pertama 16 bit. Tetapi pada saat ini masih banyak di gunakan mainboard sandard 8 bit, karena motherboard 16bit merupakan hal yang mahal. Pada tahun 1979 intel merancang ulang processor ini sehingga compatible dengan mainboard 8 bit yang di beri nama 8088 tetapi secara logika bisa di namakan 8086sx. Perusahan komputer IBM menggunakan processor 8086sx ini untuk komputernya karena lebih murah dari harga 8086, dan juga bisa menggunakan mainboard bekas dari processor 8080.Teknologi yang digunakan pada prosessor ini juga berbeda dari seri 8080, dimana pada seri 8086 dan 8086sx intel menggunakan teknologi HMOS . Mikroprosessor 8086 mempunyai bus data 16bit, sehingga dapat menulis atau membaca data ke/dari memori atau port input/output sebesar 16 bit atau 8 bit setiap saat, mikroprosessor ini mempunyai bus alamat 20 bit, sehingga dapat mengalamati sebanyak 220 = 1,048,57626 lokasi memori. Pada tahun 1980 intel memperkenalkan 8087 math co=prosesor dan pada 1981 IBM memilih 8088 untuk menjalankan PC-nya. Seseorang eksekutif Intel kemudian mengalahkannya sebagai “Kemenangan besar pertama intel”.
1982 : Mikroprosessor 80286
            Pada tahun 1982 Intel mengenalkan Mikroprosesor 286 atau yang lebih dikenal dengan nama 80286 adalah sebuah processor yang pertama kali dapat mengenali dan menggunakan software yang digunakan untuk processor sebelumnya. Pada mikroprosesor 80286 mempunyai 134.000 transistor. Mikroprosessor ini juga merupakan prosessor 16bit. Prosessor ini mempunyai kemajuan yang relative besar disbanding chip-chip generasi pertama. Frekuensi clock ditingkatkan, tetapi perbaikan yang utama ialah optimisasi penanganan perintah. Mikroprosessor 286 ini menghasilkan kerja lebih baanyak tiap tik clock daripada 8088/8086. Pada kecepatan awal (6Mhz) berunjuk kerja empat kali lebih baik dari 8086 dan 4.77 Mhz. Pada tahun 1984 belakangan diperkenalkan mikroprosessor dengan kecepatan clock 8,10, dan 12 Mhz yang digunakan pada IBM PC-AT dan yang telah menjalankan MS DOS, kelak menjadi standar PC selama hampir 10 tahun.
1985 : Mikroprosessor 80386
            Pada tahun 1985 Intel keluar dari bisnis RAM dinamis untuk focus pada mikroprosessor, dan akhirnya ia mengeluarkan prosessor 80386, sebuah chip 32 bit dengan 275.000 transistor dan kemampuan menjalankan berbagai macam program sekaligus. Pada tahun 1986 Compaq Computer melambungkan B dengan PC yang didasarkan pada 80386. Pada tahun 197 VIA Technologies didirikan di Fremont, Calif, mereka menjual chip set core logic x86
1989 : Mikroprosessor 80486
            Pada tahunn 1989 80486 diluncurkan, dengan 1,2 juta buah transistor dan built-in math co-processor. Prosessor ini merupakan prosessor pertama yang memudahkan berbagai aplikasi yang tadinya harus mengetikkan commamd-command menjadi hanya sebuah klik saja, dan mempunyai fungsi komplek matematika sehinga memperkecil beban kerja pada prosessor.

1993 : Intel® Pentium® Prosessor
            Pada tahun 1993 Transistor 3.1 juta, prosesor 66-MHz Pentium dengan teknologi superscalar yang mampu menangani berbagai jenis data seperti suara, bunyi, tulisan tangan, dan foto.
1995 : Processor Intel® Pentium® Pro
            Processor yang dikeluarkan pada tahun 1995 ini  dirancang untuk digunakan pada aplikasi server dan workstation, yang dibuat untuk memproses data secara cepat, processor ini mempunyai 5,5 jt transistor yang tertanam.
1997 : Prosessor Intel® Pentium® II
            tahun 1997: Intel meluncurkan teknologi prosesor 64-bit Epic. Ia juga memperkenalkan MMX Pentium untuk aplikasi prosesor sinyal digital, yang juga mencakup grafik, audio, dan pemrosesan suara. tahun 1997: Intel meluncurkan teknologi prosesor 64-bit Epic. Ia juga memperkenalkan MMX Pentium untuk aplikasi prosesor sinyal digital, yang juga mencakup grafik, audio, dan visual.
1998: Prosessor Intel® Pentium II Xeon®
            Prosessor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server.Intel saat itu ingin memenuhi strateginya yang ingin memberikan sebuah prosessor unik untuk sebuah pasar tertentu
1999 : Intel® Celeron® Prosessor
            1999: VIA mengakuisisi Cyrix Corp. dan Centaur Technology, pembuat prosesor x86 dan x87 co-prosessor. Processor Intel Celeron merupakan processor yang dikeluarkan sebagai processor yang ditujukan untuk pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja processor yang lebih cepat bagi pengguna yang ingin membangun sebuah system computer dengan budget yang tidak terlalu besar. Processor Intel Celeron ini memiliki bentuk dan formfactor yang sama dengan processor Intel jenis Pentium, tetapi hanya dengan instruksi-instruksi yang lebih sedikit, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan (clock speed) yang lebih lambat, dan harga yang lebih murah daripada processor Intel jenis Pentium. Dengan keluarnya processor Celeron ini maka Intel kembali memberikan sebuah prosessor untuk sebuah pasaran tertentu. Dengan keluarnya prosessor Celeron ini, maka Intel kembali memberikan sebuah prosessor untuk sebuah pasaran tertentu.
1999 : Intel Pentium III Prosessor
            Processor Pentium III merupakan processor yang diberi tambahan 70 instruksi baru yang secara dramatis memperkaya kemampuan pencitraan tingkat tinggi, tiga dimensi, audio streaming, dan aplikasi-aplikasi video serta pengenalan suara. Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan prosessor lain yang sejenis.
1999 : Prosessor Intel®  Pentium® III Xeon®
            Intel kembali merambah pasaran server dan workstation dengan mengeluarkan seri Xeon tetapi jenis Pentium III yang mempunyai 70 perintah SIMD. Keunggulan processor ini adalah ia dapat mempercepat pengolahan informasi dari system bus ke processor , yang juga mendongkrak performa secara signifikan. Processor ini juga dirancang untuk dipadukan dengan processor lain yang sejenis
2000 : Intel Pentium 4 Prosessor
            Pada tahun 2000 debut Pentium 4 dengan 42 kuta transistor. Prosessor Pentium 4 merupakan produk intel yang kecepatan prosesnya mambu menembus kecepatan hingga 3.06 Ghz. Pertama kali keluar processor ini berkecepatan 1.5GHz dengan formafactor pin 423, setelah itu intel merubah formfactor processor Intel Pentium 4 menjadi pin 478 yang dimulai dari processor Intel Pentium 4 berkecepatan 1.3 GHz sampai yang terbaru yang saat ini mampu menembus kecepatannya hingga 3,4 GHz
2001 : Intel® Xeon® Prosessor
            Processor Intel Pentium 4 Xeon merupakan processor Intel Pentium 4 yang ditujukan khusus untuk berperan sebagai computer server. Processor ini memiliki jumlah pin lebih banyak dari processor Intel Pentium 4 serta dengan memory L2 cache yang lebih besar pula
2001 Intel® Itanium® Prosessor
            Itanium adalah processor berbasis 64 bit yang dikembangkan oleh intel dan Hewlett-Packard, yang menggunakan arsitekturIA-64.Pada saat  dikembangkan prosessor ini diberi nama kode prosessor Merced, dan dirilis pada tanggal 29 Mei 2001. Prosessor ini ditujukan bagi pemakain pada server dan workstation serta pemakai tertentu. Processor ini sudah dibuat dengan struktur yang benar-benar berbeda dari sebelumnya yang didasarkan pada desain dan teknologi Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing (EPIC). Prosessor ini benar-benar baru(bukan penerus prosesssor intel x86), karena memang intel mendesain prosessor ini dengan bantuan Hewlett-Packard. Arsitektur yang digunakan adalah arsitektur gabungan dari dua prosessor dengan arsitektur RISC, yakni HP PA/ RISC dan intel 860 yang kurang laku di pasaran.
2002 Prosessor Intel® Itanium® 2
            Itanium 2 adalah generasi kedua dari keluarga Itanium. Itanium 2 didukung oleh beberapa system operasi, diantaranya adalah Microsoft Windows XP 64-bit Edition, dan Windows 2000 Adcanced Server Limited Edition 2002 dari Microsoft Corporation. GNU/Linux (yang disuplai oleh beberapa pembuat distro mayor, semacam Red  Hat, SuSE Caldera, Debian, dan turbo Linux), serta dua versi UNIX, yakni Hawlett-Packard HP?UX dan IBM AIX. Jenis system operasi yang mendukung IA-31 EL adalah Windows Server 2003 Enterprise Edition, Windows Server 2003 Data Center Edition, Windows XP-64-bit Edition, serta beberapa distribusi GNU/Linux yang baru menggunakan versi kernel 2.6.x.
2003: Processor Intel® Pentium® M
            Intel Pentium M adalah sebuah mikroprosessor Intel x86 yang didesain oleh Intel untuk digunakan secara ekslusif untuk computer portable, semacam Notebook atau PC Tablet. Pentium M pertama  kali dirilis pada bulan Maret 2003, bersamaan dengan chipset Intel 855, dan kartu adater jaringan intel PRO/Wireless 2100 mini PCI, yang kemudiaan lazim dikenal dengan sebutan Intel Centrino jika ketiga komponen tersebut disatukan dalam satu system. Inti dari Pentium M merupakan desain dari para pengembang mikroarsitektur prosessor Pentium III yang efisien dan entium 4 tang gegas. Tentu saja, Pentium M juga menawarkan sesuatu yang lebih dari pada kedua pendahulunya itu, seperti penggabungan micro-operation (oleh intel disebut dengan Micro-operation fusion). Hal iini akan mengakibatkan throughput yang lebih tinggi dengan menggunakan daya yang rendah. Hasil desain tersebut menjadikan Pentium M menawarkan performa yang sebanding, atau bahkan lebih cepat dibandingkan dengan prosessor Pentium 4, dengan tetap menekankan penggunaan daya dan juga menekan terjadinya panas berlebih.
2004: Intel Pentium M 735/745/755 processors
            Dilengkapi dengan chipset 855 dengan fitur baru 2Mb L2 Cache 400MHz system bus dan kecocokan dengan soket processor dengan seri-seri Pentium M sebelumnya.
2005 : Intel Prosessor Dual Core
            Pada tahun 2005 Intel menjual prosessor Dual-Core pertamanya. Processor berbasis 64 bit dan disebut dual core karena menggunakan 2 buah inti, dengan konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dan bisa beroperasi pada frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz. Pada processor jenis ini juga disertakan dukungan Hyper Threading.
2006 : Intel prosessor Core 2 Duo
            Pada tahun 2006 Intel memperkenalkan prosessor core 2 duo di bulan Juli.Inte Core 2 Duo merupakan bagian keluarga mikroprosessor dari intel dan meruakan generasi kedua dari arsitektur Core.Prosessor ini dibuat dengan menggunakan teknologi 45 nanometer dari Intel dari dari intel dan sirkuit Hafnium yang ditanamkan didalamnya. Dengan 6  MB L2 cache dan 1333 MHz front side bus, kinerja prosessor meningkat hingga 40 persen dan efisiensi daya meningkat hingga 40 persen dibandingkan prosessor intel generasi sebelumnya.
2007 : Intel Prosessor Core 2 Quad
            Pada tahun 2007 Intel memperkenalka prosessor core 2 quad di bulan Januari. Processor untuk type desktop dan digunakan pada orang yang ingin kekuatan lebih dari komputer yang ia miliki memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache (sampai dengan 4MB yang dapat diakses tiap core ), 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP).Prosessor yang digunakan untuk tipe server dan memiliki 2 buah core dengan masing-masing memiliki konfigurasi 2.13 dan 2.4 GHz, berturut-turut, dengan 8MB L2 cache (dapat mencapai  4MB yang diakses untuk tiap core), 1.06GHz front-side bus, dan thermal design power.
Karakteristik Mikroprosesor
  1. Ukuran bus data internal (internal data bus size): Jumlah saluran yang terdapat dalam mikroprosesor yang menyatakan jumlah bit yang dapat ditransfer antar komponen di dalam mikroprosesor.
2.      Ukuran bus data eksternal (external data bus size): Jumlah saluran yang digunakan untuk transfer data antar komponen antara mikroprosesor dan komponen-komponen di luar mikroprosesor.
3.      Ukuran alamat memori (memory address size): Jumlah alamat memori yang dapat dialamati oleh mikroprosesor secara langsung.
  1. Kecepatan clock (clock speed): Rate atau kecepatan clock untuk menuntun kerja mikroprosesor.
  2. Fitur-fitur spesial (special features): Fitur khusus untuk mendukung aplikasi tertentu seperti fasilitas pemrosesan floating point, multimedia dan sebagainya.
Konfigurasi Dasar Mikroprosessor
            Pada system mikroprosessor prinsip kerjanya adalah mengolah suatu data masukan, yang kemudian hasil olahannya tersebut akan menghasilkan keluaran yang dikehendaki. Proses pengolahan datanya dapat difungsikan sesuai dengan instruksi yang diprogramkan. Masing-masing mikroprosessor memiliki bahasa pemrograman yang berbeda-beda. Namun secara prinsip, dasar dari tiap mikroprosessor adalah sama. Tiap Mikroprosessor memiliki satu bus data, satu bus alamat dan satu bus kendali. Dalam mikroprosessor terdapat suatu unit untuk mengerjakan dan fungsi-fungsi logika dan ariitmatika, register-register untuk menyimpan data sementara dan unit pengendalian.

           
         

Enzim


Definisi Enzim
          Enzim adalah biokatalisator, yang artinya dapat mempercepat reaksi-reaksi biologi tanpa mengalami perubahan struktur kimia. Menurut Kuhne, seorang ahli yang banyak melakukan penyelidikan tentang fermentasi pada tahun 1878, enzim berasal dari kata in dan zyme yang berarti sesuatu di dalam ragi. Berdasarkan penelitian-penelitian berikutnya, diperoleh kesimpulan bahwa enzim adalah suatu protein molekul besar yang bobot molekulnya ribuan. Sebagai contoh, enzim katalase memiliki bobot molekul 248000, sedangkan enzim urease memiliki obot molekul 438000.
          Dapat diketahui pula bahwa enzim terdiri dari bagian yang berupa protein dan bagian lain yang bukan protein. Bagian yang berupa protein biasanya bersifat termolabil atau tidak tahan panas yang disebut apoenzim. Bagian yang bukan protein adalah bagian yang aktif dan diberi nama gugus prostetik, biasanya yang berupa logam seperti besi, tembaga, seng, atau suatu bahan senyawa organic yang mengandung logam.  Apoenzim dan gugus prostetik merupakan suatu kesatuan yang disebut holoenzim. Ada pula enzim yang bagian apoenzim dan gugus prostetiknya tidak bersatu. Bagian gugus prostetik yang lepas disebut koenzim, yang bersifat aktif seperti halnya gugus prostetik. Contoh koenzim adalah vitamin atau bagian vitamin, misalnya vitamin B1,B2,B6, niasin, dan biotin.
Cara Kerja Enzim
          Banyakenzim yang dapat bekerja bolak-balik. Enzim dapat mengubah substrat menjadi hasil akhir. Sebaliknya, enzim juga dapat mengembalikan hasil akhir menjadi substrat jika lingkungannya berubah. Contohnya enzim lipase dapat berfungsi sebagai katalisatordalam perubahan lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Enzim lipase juga dapat mengubah kembali gliserol dan asam lemak menjadi lemak(lipid).
          Enzim bekerja spesifik, artinya enzim mempunyai fungsi khusus. Untuk perubahan zat tertentu, diperlukan enzim tertentu. Jika enzimnya berbeda, maka hasil akhirnya berbeda pula. Contohnya pada pemecahan rafinosa ( suatu trisakarida) yang dilakukan oleh enzim sukrase, akan terurai menjadi meliobosa dan fruktosa. Akan tetapi, apabila dilakukan oleh enzim emulsion, rafinosa akan terurai menjadi sukrosa dan galaktosa.     
Cara kerja enzim ada 2 macam, yaitu dengan model kunci gembok dan induksi pas.
A.      Kunci Gembok (lock and  key)
          Enzim imisalkan sebagai gembok karena memiliki sebuah bagian kecil yang dapat berikatan dengan subtract. Bagian tersebut disebut sisi aktif. Subtrat dimisalkan sebagai kunci karena dapat berikatan secara pas dengan sisi aktif enzim (gembok)
B.      Induksi pas (induced fit)
          Pada model ini, sisi aktif enzim dapat berubah bentuk sesuai dengan bentuk subtract. 

Faktor yang Mempengaruhi Kerja Enzim
A.      Temperatur
         Karena enzim tersusun dari protein, maka enzim sangat peka terhadap temperature. Temperatur yang terlalu tinggi dapat menyebabkan denaturasi protein. Temperatur yang terlalu rendah dapat menghambat reaksi. Pada umumnya temperature optimum enzim adalah 30-40˚C. Kebanyakan enzim tidak menunjukan reaksi jika suhu turun sampai sekitar 0˚C, namun enzim tidak rusak. Jika suhu normal kembali, maka enzim akan aktif kembali. Enzim tahan pada suhu rendah, namun dapat rusak di atas suhu 50˚C.
B.      Perubahan pH
            Enzim juga sangat terpengaruh oleh pH.  Perubahan pH dapat mempengaruhi perubahan asam amino kunci pada sisi aktif enzim sehingga menghalangi sisi aktif bergabung dengan subtratnya. pH optimum yang dibutuhkan berbeda-beda, tergantung pada jenis enzimnya.
C.      Konsentrasi Enzim dan Subtrat
          Agar reaksi berjalan optimum, maka perbandingan jumlah antara enzim dan subtract harus sesuai. Jika enzim terlalu sedikit dan subtract terlalu banyak, reaksi akan berjalan lambat dan bahkan ada subtract yang tak terkatalisasi. Semakin banyak enzim, reaksi akan semakin cepat.
D       Inhibitor Enzim
          Seringkali kerja enzim dihambat oleh suatu zat yang disebut inhibitor. Jika inhibitor ditambahkan ke dalam campuran enzim dan subtract, kecepatan reaksi akan turun. Cara kerja inhibitor ini adalah berikatan dengan enzim membentuk kompleks enzim-inhibitor yang masih mampu atau tidak mampu berikatan dengan subtrat. Ada dua jenis inhibitor, yaitu inhibitor kompetitifdan inhibitor nonkompetitif.
1        Inhibitor kompetitif
          Pada penghambatan ini, zat-zat penghambat mempunyai sturktur yang irip struktur substrat. Dengan demikian baik substrat maupun zat penghambat berkompetisiuntuk bergabung dengan sisi aktif enzim. Jika zat penghambat lebih dulu berikatan dengan sisi aktif enzim, maka substrat tidak dapat lagi berikatan dengan sisi aktif enzim.
2        Inhibbitor nonkompetitif
          Pada penghambatan ini, substrat sudah tidak dapat berikatan dengan kompleks enzim-inhibitor, karena sisi aktif enzim berubah.

Nomenklatur Enzim
Enzim diberi nama dengan menambah akhiran –ase pada nama substrat yang diubah oleh enzim tersebut. Misalnya substrat maltosa diubah oleh enzim maltase menjadi glukosa, enzim yang mengubah lemak(lipid) adalah lipase, enzim yang mengubah karbohidrat merupakan kelompok karbohidrase. Ada pula nama enzim yang tidak berakhiran –ase, misalnya pepsin, tripsin, ptialin, dan erepsin.

Golongan Enzim Ada 2:

a. Golongan Hidrolase, yaitu enzim yang dengan penambahan air atau dengan adanya air dapat mengubah suatu substrat menjadi hasil akhir, misalnya karboksilase, protease, dan lipase.
b. Golongan desmolase, yaitu enzim yang dapat memecah ikatan C-C atau C-N. Contohnya enzim-enzim peroksidase, dehidrogenase, katalase, karboksilase, dan trasaminase

Ciri umum enzim
1.     Enzim terbina daripada protein yang dihasilkan oleh sel hidup.
2.     Tindakan enzim spesifik. Setiap jenis enzim hanya bertindak balas dengan substrat tertentu saja. Contoh: enzim sukrase hanya boleh berindak balas dengan sukrosa tetapi tidak boleh bertindak balas dengan maltosa walaupun kedua-duanya adalah gula.
3.     Tindak balas enzim boleh berbalik. Arah tindak balas bergantung kepada jumlah substrat dan hasil yang ada. Tindak balas penguraian lemak akan berlaku dari kiri ke kanan atau dari kanan ke kiri sehingga keseimbangan tercapai antara kedua-dua substrat.
4.     Enzim diperlukan dalam kuantiti yang kecil. Sedikit enzim akan memangkinkan satu bilangan besar tindak balas biokimia yang sama.
5.     Enzim tidak boleh dimusnahkan selepas tindak balas biokimia selesai. Oleh itu, enzim boleh digunakan berulang kali.
6.     Suhu optimum bagi tindak balas enzim ialah pada 37oC.

SIFAT ENZIM dalam METABOLISME
a. Biokatalisator, yaitu mempercepat reaksi tanpa ikut bereaksi
b. Enzim merupakan senyawa protein yang memiliki sifat protein
c.  Mudah rusak akobat suhu panas (lebih dr 60 derajat celcius) karena sifat  enzim adalah thermolabil.
d. Dalam suatu reaksi kimia, enzim diperlukan sangat sedikit tetapi pengaruhnya dalam kecepatan reaksi sangatlah besar dan dapat digunakan berulang-ulang.
e. Dalam suatu reaksi kimia, enzim bekerja searah meskipun beberapa  diantaranya mampu bekerja dua arah
 f. Dapat bekerja di dalam dan di luar sel
STRUKTUR ENZIM
Kebanyakan enzim berukuran lebih besar dari substratnya. Tetapi hanya sebagian kecil enzim yang secara langsung terlibat dalam katalis. Daerah yang mengandung residu katalitik yang akan mengikat substrat dan kemudian menjalani reaksi ini dikenal sebagai tapak aktif Enzim juga dapat mengandung tapak yang mengikat kofaktor yang diperlukan untuk katalisis. Beberapa enzim juga memiliki tapak ikat untuk molekul kecil, yang sering kali merupakan produk langsung ataupun tak langsung dari reaksi yang dikatalisasi.  Pengikatan ini dapat meningkatkan ataupun menurunkan aktivitas enzim. Dengan demikian ia berfungsi sebagai regulasi umpan balik.